Nama : Sintia Widyowati
Kelas : 1EB25
NPM :2A214304
KASUS ENRON
Enron merupakan perusahaan yang bergerak di bidang energy yang
menduduki ranking ketujuh dari lima
ratus perusahaan terkemuka di Amerika Serikat. Perusahaan ini melakukan diversi
usaha yang sangat luas yang meliputi future transaction, trading commodity non
energy dan kegiatan bisnis keuangan.
Kasus ini terungkap pada tahun 2001 dan terus berlanjut hingga tahun
2002. merupakan kasus manipulasi laporan keuangan yang sistematis, terlembaga, dan
direncanakan secara kreatif,
agar saham perusahaan tersebut
tetap diminati investor yang berbeda dengan keadaan sebenarnya dari perusahaan
ini yang akan mengalami kerugian. Kasus ini berdampak sangat besar pada keuangan global yang ditandai dengan menurunnya harga saham secara drastis di berbagai bursa
efek dan meninggalkan hutang US $31.2
Milyar.
- Board of Director (dewan direktur, direktur eksekutif dan direktur non eksekutif) membiarkan kegitan bisnis mengandung unsure konflik dan mengijinkan terjadinya transaksi-transaksi informaasi insider trading, termasuk praktek akuntansi dan bisnis tidak sehat.
- Perusahaan besar pertama yang melakukan out sourching atas fungsi internal audit perusahaan
- Patner KAP Andersen melakukan evaluasi mengingat resiko yang sangat tinggi berkaitan dengan praktek akuntansi dan bisnis enron. Dari hasil evaluasi di putuskan untuk tetap mempertahankan Enron sebagai klien KAP Andersen.
- Salah seorang eksekutif Enron di laporkan telah mempertanyakan praktek akunting perusahaan yang dinilai tidak sehat kepada CEO dan partner KAP Andersen pada pertengahan 2001. CEO Enron menugaskan penasehat hukum perusahaan untuk melakukan investigasi atas kekhawatiran tersebut tetapi tidak memperkenankan penasehat hukum untuk mempertanyakan pertimbangan yang melatarbelakangi akuntansi yang dipersoalkan. Hasil investigasi oleh penasehat hukum tersebut menyimpulkan bahwa tidak ada hal-hal yang serius yang perlu diperhatikan.
- Pada tanggal 16 Oktober 2001, Enron menerbitkan laporan keuangan triwulan ketiga. Dalam laporan itu disebutkan bahwa laba bersih Enron telah meningkat menjadi $393 juta, naik $100 juta dibandingkan periode sebelumnya.
- Pada tanggal 2 Desember 2001 Enron mendaftarkan kebangkrutan perusahaan ke pengadilan dan memecat 5000 pegawai. Pada saat itu terungkap bahwa terdapat hutang perusahaan yang tidak di laporkan senilai lebih dari satu milyar dolar. Dengan pengungkapan ini nilai investasi dan laba yang di tahan (retained earning) berkurang dalam jumlah yang sama.
- Enron dan KAP Andersen dituduh telah melakukan kriminal dalam bentuk penghancuran dokumen yang berkaitan dengan investigasi atas kebangkrutan Enron (penghambatan terhadap proses peradilan
- Dana pensiun Enron sebagian besar diinvestasikan dalam bentuk saham Enron. Sementara itu harga saham Enron terus menurun sampai hampir tidak ada nilainya.
- KAP Andersen diberhentikan sebagai auditor enron pada pertengahan juni 2002. sementara KAP Andersen menyatakan bahwa penugasan Audit oleh Enron telah berakhir pada saat Enron mengajukan proses kebangkrutan pada 2 Desember 2001.
- CEO Enron, Kenneth Lay mengundurkan diri pada tanggal 2 Januari 2002 akan tetapi masih dipertahankan posisinya di dewan direktur perusahaan. Pada tanggal 4 februari Mr. Lay mengundurkan diri dari dewan direktur perusahaan.
- Tanggal 28 februari 2002 KAP Andersen menawarkan ganti rugi 750 Juta US dollar untuk menyelesaikan berbagai gugatan hukum yang diajukan kepada KAP Andersen.
- Pemerintahan Amerika (The US General Services Administration) melarang Enron dan KAP Andersen untuk melakukan kontrak pekerjaan dengan lembaga pemerintahan di Amerika.
- tanggal 14 Maret 2002 departemen kehakiman Amerika memvonis KAP Andersen bersalah atas tuduhan melakukan penghambatan dalam proses peradilan karena telah menghancurkan dokumen-dokumen yang sedang di selidiki.
- KAP Andersen terus menerima konsekwensi negatif dari kasus Enron berupa kehilangan klien, pembelotan afiliasi yang bergabung dengan KAP yang lain dan pengungkapan yang meningkat mengenai keterlibatan pegawai KAP Andersen dalam kasus Enron.
- tanggal 22 Maret 2002 mantan ketua Federal Reserve, Paul Volkcer, yang direkrut untuk melakukan revisi terhadap praktek audit dan meningkatkan kembali citra KAP Andersen mengusulkan agar manajeman KAP Andersen yang ada diberhentikan dan membentuk suatu komite yang diketuai oleh Paul sendiri untuk menyusun manajemen baru.
- tanggal 26 Maret 2002 CEO Andersen Joseph Berandino mengundurkan diri dari jabatannya.
- Tanggal 8 April 2002 seorang partner KAP Andersen, David Duncan, yang bertindak sebagai penanggungjawab audit Enron mengaku bersalah atas tuduhan melakukan hambatan proses peradilan dan setuju untuk menjadi saksi kunci dipengadilan bagi kasus KAP Andersen dan Enron .
- tanggal 9 April 2002 Jeffrey McMahon mengumumkan pengunduran diri sebagai presiden dan Chief Opereting Officer Enron yang berlaku efektif 1 Juni 2002.
- Tanggal 15 Juni 2002 juri federal di Houston menyatakan KAP Andersen bersalah telah melakukan hambatan terhadap proses peradilan.
Dalam kasus Enron
tersebut inti dari pelanggaran kode etik yang dilakukan adalah manipulasi
laporan keuangan, yaitu dengan melebih – lebihkan laba bersih perusahaan.
Manipulasi keuntungan tersebut dilakukan karena keinginan perusahaan agar saham
tetap diminati investor. Hal ini terjadi akibat keegoisan satu pihak terhadap
pihak lain, dalam hal ini pihak – pihak yang selama ini diuntungkan atas
penipuan laporan keuangan terhadap pihak yang telah tertipu. Hal ini buah dari
ketidakjujuran, kebohongan atau dari praktik bisnis yang tidak etis yang
berakibat hutang dan sebuah kehancuran yang menyisakan penderitaan bagi banyak
pihak.
KASUS WORLD.COM
Merupakan perusahaan telekomunikasi yang telah mengakuisisi perusahaan
telekomunikasi lain. Meningkatkan pendapatnnya dari $152 juta pada tahun 1990
menjadi $392 milyar pada 2001, yang pada akhirnya menempatkan worldcom pada
posisi ke 42 dari 500 perusahan lainnya menurut versi majah fortune.
Pada tahun 1990 terjadi masalah fundamental ekonomi pada Worldcom karena
pada tahun 1998 Amerika mengalami resesi ekonomi sehingga permintaan terhadap
infrastruktur internet berkurang drastis. Hal ini berimbas pada pendapatan
Worldcom yang menurun drastis sehingga pendpatan ini jauh dari yang diharapkan.
Worldcom bukan satu-satunya perusahaan yang memiliki masalah keuangan
pda saat itu, perusahaan lain yang mengalami masalah keuangan antara lain Qwest
Communications, Global Crossing, Adelphia, Lucent Technologies,dan Enron. Seperti
perusahaan tadi investor di Worldcom mengalami kerugian besar. Nilai pasar
saham perusahaan Worldcom turun dari sekitar 150 milyar dollar (januari 2000)
menjadi hanya sekitar $150 juta (1 juli 2002). Keadaan ini membuat pihak
manajemen berusaha melakukan praktek-praktek akuntansi untuk menghindari berita
buruk tersebut.
Dengan memindahkan akun beban kepada akun modal, Worldcom mampu
menaikkan pendapatan atau laba. Worldcom mampu menaikan laba karena akun beban
dicatat lebih rendah, sedangkan akun aset dicatat lebih tinggi karena beban
kapitalisasi disajikan sebagai beban investasi. Kalau hal itu tidak terdeteksi
praktek ini akan berakibat pendapatan bersih yang lebih rendah dalam
tahun-tahun berikutnya. Karena beban kapitalisasi jaringan tersebut akan
didepresiasikan.secara esensi beban kapitalisasi jaringan akan memungkinkan
perusahaan untuk mengalokasikan biayanya dalam beberapa tahun dimasa depan,
mungkin antara 10 tahun bahkan lebih.
Staf akuntan Worldcom telah diwawancara sebelum tanggal 25 Juni. Pada
Maret 2002 SEC meminta data dari perusahaan berupa item-item yang berhubungan
dengan Laporan Keuangan. Termasuk didalamnya :
1. komisi penjualan dan
tagihan-tagihan yang bermasalah
2. sanksi administrsi
terhadap pendapatan yang berhubungn dengan pelanggan dalam sekala besar
3. kebijakan akuntansi untuk
merger
4. pinjaman kepada CEO
5. integrasi sistem komputer
Worldcom dengan MCI
6. analisis ekspektasi
pendapatan saham WC
Kepala keuangan worldcom diminta untuk mengkoreksi salah saji/salah
pengklasifikasiannya. Setelah berdiskusi lebih lanjut Scott D. Sullivan dipecat
pada saat Worldcom mengadakan pengumuman.. Dilaporkan bahwa Sullivan tidak
pernah mengkonsultasikan penyajian tersebut kepada Artuhr Anderson selaku
auditor eksernal pada tahun 2001. dan Arthur Anderson pun menyatakan bahwa
Sullivan tidak pernah berkonsultasi dengan nya.
Pada tanggal 15 Juli,Tauzi yang merupakan House Energy and Commerce
Committee mengatakan bahwa berdasarkan dokumen-dokumen internal dan email
Worldcom mengindikasikan bahwa sebenarnya pihak eksekutif sudah mengetahui
salah saji sejak awal musim panas 2000
silam.
Internal auditor adalah pertahanan awal terhadap kesalahan
paktek-praktek akuntansi dan kecurangan akuntansi. beberapa pengamat menyatakan
bahwa Arthur Anderson tahu mengenai salah saji yang dilakukan pihak Worldcom.
Karena seharusnya Arthur Anderson bertugas untuk mengaudit kesalah semacam itu,
apalagi kesalah ini sangat material. Beberapa pengamat juga menyatakan bahwa
Arthur Anderson seharusnya lebih peka terhadap kondisi keuangan Worldcom, yang
dapat mengakibatkan manajemen perusahaan melakuakan hal diluar kewajaran
praktek akuntansi.
Dampak
25 Juni 2002, saham Worldcom dari $64,5 pada pertengahan 1999 menjadi
kurang dari $2 per saham. Dan turun lagi hingga kurang dari $1 yang akhirnya
nilai sahamnya kurang dari 1 sen. Para pegawai Worldcom yang mempunyai saham
perusahaan sebagai bagian dari dana pensiun mereka juga mengalami kerugian.
Pada akhir tahun 2000 sekitar 32 % atau $642,3 juta dana pensiun mereka berupa
saham.Dan mengumumkan akan memberhentikan 17.000 karyawan dari total 85 ribu
karyawan.
21 Juli 2002, Worldcom mengikuti program proteksi kebangkrutan
sementara dari departemen kehakiman Amerika serikat. Worldcom melaporkan aset
sebesar $103 milyar dengan total utang $41 milyar. Kebangkrutan Worldcom
merupakan kebangkrutan yang paling besar di Amerika Serikat
Pada tahun 2004 Worldcom berubah nama mnjadi MCI, dan CEO Worldcom
diganti dari Ebbers menjadi john Sidgemore. Scott D. Sullivan didakwa dengan
hukuman penjara maksimum 25 tahun penjara sedangkan Ebbers didakwa dengan
hukuman penjara lebih dari 25 tahun.
sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar