Senin, 10 November 2014

Perkembangan Frinchising di Indonesia

Nama   : Sintia Widyowati
Kelas   : 1EB25
NPM    : 2A214304

PERKEMBANGAN FRANCHISING DI INDONESIA

Franchising atau waralaba adalah bentuk penggandaan bisnis yang telah sukses dan mempunyai brand yang sudah dikenal sehingga investor yang ingin membeli franchise tidak harus menjalankan bisnis dari nol, tetapi hanya menjalankan system yang telah berjalan dengan baik dan telah teruji keberhasilannya.

Di Indonesia franchise dikenal pada tahun 1950-an dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Lalu berkembang hingga pada tahun 1970-an dimana KFC,Swensen dan Shakey Pisa berdiri dan diikuti oleh Burger King dan Seven Eleven.

Melihat pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang semakin baik, politik yang stabil dan keamanan yang terjamin pada tahun 1990, para investor luar negeri mulai melirik Indonesian dan franchise asing mulai terkenal di pasar Indonesia.
Pada tahun 1992 di Indonesia terdapat 29 franchise yang berasal dari luar negeri dan 6 franchise lokal.
Pada tahun 1997 terjadi krisis moneter di Indonesia yang diikuti dengan krisis politik yang mengakibatkan jatuhnya industry franchise di Indonesia pada tahun 1998. Banyak investor asing yang meninggalkan Indonesia, namun franchise lokal mulai memasuki pasar franchise di Indonesia dan pada tahun 2003 franchise di Indonesia mulai mengalami perkembangan yang sangat pesat.


Contoh franchise yang tetap terkenal hingga saat ini adalah KFC. KFC mampu bertahan hingga saat ini karena memiliki strategi moble defense yaitu strategi pertahanan bergerak Dalam kondisi bertahan dengan cara meningkatkan penjualan dan menekan biaya, KFC tetap melakukan perluasan pada pasar yang potensial sebagai pertahanan ataupun penyerangan dimasa depan serta marketing mix yang baik seperti:
  1. ProductProduk penjualan ayam goring yang ditawarkan dalam berbagai bentuk dengan resep yang asli.
  2. PriceMenargetkan kelas atas hingga kelas bawah dapat membeli produk KFC
  3. PlaceDengan menyediakan pengiriman gratis ke rumah atau kantor serta menempatkan outlet di dekat sekolah, perguruan tinggi, bioskop, dan pasar.
  4. PromotionDengan menggunakan promosi iklan, promosi penjualan hubungan masyarakat, kupon, diskom, dan paket.


Contoh franchise yang dahulu terkenal dan saat ini meredup salah satunya adalah Video Ezy.
Bisnis Sewa DVD semakin meredup popularitasnya semenjak era digital dan era internet makin tersebar di Indonesia






Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar