Nama : Sintia Widyowati
Kelas : 1EB25
NPM : 2A214304
Goodwill
adalah aktiva yang tidak memiliki wujud dan masuk kedalam
aktiva tetap.
Goodwill
diperoleh saat suatu perusahaan membeli perusahaan lain dengan membayar lebih
besar dari laba bersih dari perusahaan yang dibelinya.
Berikut adalah sebuah
contoh sederhananya :
PT. Royal Bali Cemerlang, adalah perusahaan exporter kerang mutiara. Karena meningkatknya order atas kerang mutiara, PT Royal Bali Cemerlang mengalami kesulitan supply, satu-satunya supplier kerang mutiara terbesar dari Jayapura, yaitu PT. Jarang Untung, secara terus menerus melakukan kenaikan harga atas supply-nya. Dominasi PT. Jarang Untung atas supply kerang mutiara menjadi kesulitan tersendiri bagi PT. Royal Bali. Berdasarkan hasil rapat pemegang saham tanggal 31 Januari 2007 PT. Royal Bali Cemerlang memutuskan untuk membeli PT. Jarang Untung seharga Rp 6,000,000 secara tunai. Sebelum pembelian dilakukan neraca masing-masing perusahaan adalah sebagai berikut :
PT. Royal Bali Cemerlang, adalah perusahaan exporter kerang mutiara. Karena meningkatknya order atas kerang mutiara, PT Royal Bali Cemerlang mengalami kesulitan supply, satu-satunya supplier kerang mutiara terbesar dari Jayapura, yaitu PT. Jarang Untung, secara terus menerus melakukan kenaikan harga atas supply-nya. Dominasi PT. Jarang Untung atas supply kerang mutiara menjadi kesulitan tersendiri bagi PT. Royal Bali. Berdasarkan hasil rapat pemegang saham tanggal 31 Januari 2007 PT. Royal Bali Cemerlang memutuskan untuk membeli PT. Jarang Untung seharga Rp 6,000,000 secara tunai. Sebelum pembelian dilakukan neraca masing-masing perusahaan adalah sebagai berikut :
NERACA PT. JARANG
UNTUNG, Per 31 januari 2007
NERACA
PT. ROYAL BALI CEMERLANG, Per 31 Januari 2007
Mulai dengan mentukan kekayaan bersihnya (net
asset) dengan persamaan :
Net Asset = Total Asset – Liability
Net Asset = 6,750,000 – 1,000,000
Net Asset = 5,750,000
goodwill merupakan selisih antara Harga beli dengan Nilai kekayaan bersih (net asset) atas perusahaan yang dibeli, maka besarnya goodwill dapat kita tentukan :
Goodwill = Harga Beli – Net Asset
Goodwill = 6,000,000 – 5,750,000
Goodwill = 250,000
Net Asset = Total Asset – Liability
Net Asset = 6,750,000 – 1,000,000
Net Asset = 5,750,000
goodwill merupakan selisih antara Harga beli dengan Nilai kekayaan bersih (net asset) atas perusahaan yang dibeli, maka besarnya goodwill dapat kita tentukan :
Goodwill = Harga Beli – Net Asset
Goodwill = 6,000,000 – 5,750,000
Goodwill = 250,000
Dicatat dengan jurnal :
Selanjutnya, kita akan memperoleh “NERACA GABUNGAN” setelah merger dilakukan, akan nampak sebagai berikut :
Di Indonesia, Goodwill diamortisasi selama 5 (lima) tahun. Adapun metode amortisasi yang dipakai adalahMetode Garis Lurus (straight Line Method). Maka JADWAL PENYUSUTAN nya dapat kita buat sebagai berikut :
31 Des 2007 = (250,000 : 5) x 11/12 = 50,000 X 11/12 = 45,833
31 Des 2008 = (250,000 : 5) x 12/12 = 50,000
31 Des 2009 = 50,000
31 Des 2010 = 50,000
31 Des 2011 = 50,000
31 Des 2012 = 4,167
Setiap tanggal 31 Desember, amortisasi goodwill dibebankan ke dalam Laba Rugi perusahaan sekaligus mengurangi nilai buku goodwill di neraca, dengan jurnal :
31 Desember 2007 :
(Debit) Amortisasi Goodwill = 45,833
(Credit) Akumulasi Amortisasi Goodwill = 45,833
Sumber:
http://putra-finance-accounting-taxation.blogspot.com/2008/02/perlakuan-goodwill.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar